Menyikapi Kemacetan Di Jakarta

Mulai 1 Januari 2009, anak anak sekolah di Jakarta akan mulai sekolah jam 6.30. Peraturan daerah ini dikeluarkan dalam rangka mengatasi kemacetan di Jakarta.

Hm, lucu juga ya. Jalanan Jakarta sudah dipenuhi lintasan Busway, sudah di batasi dengan tri-in-wan, aturan bagi pengendara sepeda motor dan lainnya. Tapi koq tetap macet ya. Sekarang anak sekolah jadi sasaran. Sepertinya kalau masih memiliki pola pikir seperti ini, kebijakan – kebijakan yang akan dikeluarkan pemerintah untuk mengatasi kemacetan, sepertinya Jakarta akan tetap macet. Suatu waktu nanti, bisa saja ada aturan bahwa yang bersekolah atau bekerja di Jakarta harus berdomisili di Jakarta. Atau Jakarta akan menerapkan peraturan yang diterapkan dinegara Asia yang sudah maju lainnya. Misalnya pembatasan usia kendaraan yang boleh melewati jalan raya. Siapa tahu ?.

Bertahun tahun yang lalu saya pernah membaca koran KOMPAS minggu yang menceritakan tentang masalah kemacetan di sebuah kota besar di Amerika. Dahulu, kota tersebut adalah salah satu kota yang luar biasa macet. Untuk mengatasi kemacetan, pemerintah setempat mengeluarkan RENCANA STRATEGIS dengan membangun dan memperbanyak MRT ( Mass Rapid Transportation ) seperti kereta listrik dan monorel. Beberapa tahun kemudian. Kota itu tidak lagi menjadi kota yang penuh kemacetan. Tidak ada lagi jalanan berjubel kendaraan. Semua penduduk merasa lebih nyaman dengan transportasi massal yang baru.

Namun ternyata hal ini tidak berlangsung lama. Sedang jaya – jayanya MRT, sebuah perusahaan kendaraan bermotor membeli perusahaan MRT tersebut. Apa yang terjadi kemudian ?. Tanpa sebab yang jelas perusahaan MRT ditutup oleh perusahaan kendaraan bermotor tersebut. Kota itu kemudian kembali menjadi kota yang penuh kemacetan lalu lintas.

Jadi, tetap macet atau tidaknya Jakarta tergantung kepada kepentingan. Siapa yang dirugikan kalau Jakarta tidak macet ?. Saya suka tertawa miris kalau ada perusahaan kendaraan bermotor mem-proklamirkan keberhasilan volume penjualan yang tinggi.

Saya sih berpikir sederhana. Apa sih yang sudah dilakukan oleh negara negara lain baik di Barat maupun di Asia sehingga mereka bisa mengatasi kemacetan di kota kota besarnya ?. Jawabannya : MRT.  So ?.

(Footnote: Saya sedang mencari lagi informasi nama kota besar di Amrik tsb. Barangkali di Kompas.com masih ada arsipnya . Atau ada yang bisa bantu ?. Thanks before).

2 responses to “Menyikapi Kemacetan Di Jakarta

  1. Loh kok aneh? kok perusahaan MRT itu bangjrut kok sampe dibeli?

    tapi bener juga–ato licik?–perusahaan motor itu! Gak ada lagi yang beli mobil karena penduuk lebih memilih kendaraan umum!!!

  2. thanks koreksinya Bung. Tulisan sudah sya edit. MRT dibeli tidak dalam keadaan bangkrut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s