Lab School Rawamangun Kebakaran

Malang sekali nasibmu nak, 30 Juli 2008 lalu tiba tiba mendapat SMS dari ortu siswa Lab School bahwa sekolah kebakaran pada siang hari tadi. Sorenya saya dan istri tercinta langsung menuju lokasi. Priska ikut. Lha wong itu sekolahnya dia. Untung hari itu hari libur. Coba kebakarannya pada hari sekolah……. gawatttt !.

Sesampai dilokasi, cukup ramai orang. Ada banyak mobil pemadam. Tapi lagi beres – beres. Kebakaran sore itu sudah padam. Banyak orang tua datang berkunjung.

Setelah parkir di sekitar kampus dekat SD Labs, kami berjalan kaki kearah gedung teater. Gedung Sekolah TK, SMA, SMP dan SD Labs itu menyatu di satu gedung yang berbentuk persegi panjang, yang diberi dua garis di antaranya. Gedung teater itu nempel disebelah dinding SMP.

Benar saja, disekitar jalan sudah diberi pita kuning polisi ‘ dilarang masuk’. Namun karena banyak orang masuk, dan ‘tidak dilarang’ beneran, kami masuk ke lokasi. Gedung Teater ludes terbakar.

Kami lalu masuk lebih kedalam, ke gedung SMP. Waduh, disitu sudah ramai anak anak murid SMP tersebut dengan para orang tuanya. Mereka sibuk jeprat jepret gedung sekolah mereka yang terbakar.

Api yang katanya bersumber dari Gedung Teater, menyambar gedung SMP yang nempel disebelahnya. Seluruh lantai 3 ludes terbakar. Untungnya, lantai 1 dan 2 utuh. Anak TK dan SMA lebih beruntung lagi. Gedung mereka utuh sama sekali. Rupanya angin berpihak pada mereka.

Kami mau menuju gedung SD di sebelah SMP. Namun karena sangat padat manusia dan ternyata jalan ditutup, kami keluar kembali ke gedung teater dan berjalan di koridor terbuka menuju pintu masuk SD.

Sepanjang jalan, kanopi plastik sebagai pelindung nak anak SD dari panas dan hujan, meleleh. Dari jalan di koridor kami menyaksikan seluruh lantai 3 sepanjang SMP dan SD sudah hancur.

Subhanallah !. Ada keajaiban. Musholla 3 lantai yang menyatu dengan gedung SMP dan SD utuh !. 3 lantai utuh !. Subhanallah. Bagaimana bisa api yang menghabisi seluruh lantai 3 SMP dan SD, bisa menyisakan lantai 3 musholla.

Kami lalu masuk kedalam gedung SD. Disitu pula sudah banyak siswa dan orang tua murid. Hari itu hari libur. Tapi karena kecintaan mereka pada sekolah, mereka menyempatkan juga datang menyaksikan sekolah mereka sebagian di lalap api.

Kami berdiri di tengah lapangan sekolah. Seluruh lantai 3 SD sudah tidak kelihatan sama sekali. Dari tengah lapangan itu pula sekali lagi terlihat lantai 3 musholla yang berdiri tegak utuh tak tersentuh api.

Esok harinya anak anak libur sekitar 3 hari. Mereka kemudian terpaksa numpang di SDN 13, 14 dan 15 Rawamangun untuk sementara waktu. Dengan terpaksa pula mereka masuk siang. Jam 13:00 dan pulang jam 18:00. Kasihan ya, mereka.

Bulan september ini, keluar pengumuman bahwa setelah dicek, ternyata gedung lantai 1 dan 2 masih layak guna. Jadi pemerintah tinggal membangun lantai 3 saja. Anak anak SD Labs bulan puasa ini sekarang sementara sudah bisa sekolah kembali di sekolahnya, walaupun harus berbagi waktu. Sebagian masuk pagi dan sebagian masuk agak siang, sampai menunggu waktu pembangunan lantai 3.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s