Tokyo Tour 2008 : Nostalgia Journey Day 1 – 2 Part 2

(Sambungan)

Day 2: Gagal Cruising, naik ke Gunung Fuji !

Sambil ngantri sama turis turis mancanegara, kami berfoto foto. Tiba tiba ada pengumuman dari Andre bahwa tour Crusing naik Pirate boat di Danau Ashi ini batal karena cuaca kurang baik. Perjalanan yang rutenya hanya sekitar 30 menit tidak bisa dilakukan. Kabut tebal dan angin tidak menguntungkan buat turis bisa menikmati perjalanan. Yang ada rute yang lebih panjang. Tapi tidak mungin diambil. Karena trip selanjutnya ke Gunung Fuji bisa gagal.

Dalam perjalanan menuju puncak gunung Fuji, Andre mengajak kita sebentar ke daerah Hakone,ke Owakudani Hot Spring. Semacan tempat wisata air panas belerang di lereng Gunung Fuji. Namun dari tempat pemberhentian bus, peserta harus jalan kaki menanjaki lereng gunung sekitar 500 meter. Kebanyakan peserta lebih baik tinggal di toko kecil dekat parkir bus karena kabut cukup tebal, hujan dan udara sangat dingin.

Saya nekad naik dengan beberapa teman. Sedikit berlari sekalian memanaskan badan. Dan untuk yang kedua kalinya sejak 8 tahun yang lalu, saya sampai ke toko yang menjual Kurotamago. Telur ayam yang direbus dalam air panas belerang sehingga kulitnya menjadi berwarna hitam. Dengan memakan satu biji telur ini, katanya akan memanjangkan umur sampai 7 tahun. Wallahu alam.

Tidak banyak orang disini, dan saya tidak sanggup menaiki lereng lebih keatas karena kabut menutupi pemandangan. Nanti malah jatuh ke tebing. Saya ingat dahulu disekitar sini ada kuil kecil. Mungkin masih diatas lagi. Tapi yah sudahlah, kami turun kembali setelah berfoto foto karena tidak kuat lagi menahan dingin. Bus berangkat menuju Puncak gunung Fuji. Andre membagikan setiap peserta tour masing masing satu telur kurotamago.

Karena cuaca hujan, bis berhenti hanya di ketinggian 2.020m. Lebih rendah dibandingkan 8 tahun lalu sempat sampai di ketinggian 2.400m.

Tapiii, dinginnya minta ampun !. Dibawah 10 derajat celcius. Rasanya lebih dingin dari di kulkas. Cuaca agak kurang bersahabat. Angin kencang meniup niup mantel sampe celana ikut basah. Suasananya seperti di pemberhentian puncak pas. Semua turun tapi langsung kabur ke toko yang menyediakan alat penghangat. Tukang jualan jagung gak begitu laku. Abis mahal bangett !. 150 yen ! Jagung rebus termahal yang pernah kutemui.

Abis moto moto, lari ke toko manasin tangan, keluar lagi remes – remes sisa sisa salju, masuk toko lagi manasin tangan lagi, keluar lagi, jadi tukang poto temen temen, trus lari ke bus. Jari jari sudah kaku.







Day 2: Kon Ban wa! Dinner dengan Yukata !

Capeee. Bus brangkat. Saya ketiduran tau tau sudah sampe di Hotel. “Jiragonno Fuji No Yakata” namanya. Letaknya di tepi hutan Fujihokuroku. Seperti hutan pinus. Saya tanya tanya sama Andre, artinya kurang lebih ” Jiragonno Gunung Fuji yang baik” (Jiragonno sendiri adalah nama daerah situ). Hotelnya unik. Sebuah resort hotel berlantai 8 di kaki gunung fuji di pedesaaan. Penuh suasana tradisionil. Bagus. Bagus sekali. Dilantai satu disuguhkan pemandangan taman jepang. Andre mengumumkan bahwa sebentar lagi makan malam. Semua turun harus memakai Yukata. Semacam kimono. Setelah itu semua ditawarkan mandi ala jepang di pemandian air panas secara Massal.

Wuits !. Massal bo. Ogah ah. Bukan masalah malu ikut ‘pameran burung‘, tapi badan udah capee… mau langsung tidur.

Setelah dapat kunci kamar, saya naik ke lantai 7. Kamar hotel di Jepang itu terkenal sempit sempit. Gak seperti hotel hotel di Indonesia. Apalagi kamar mandinya. Wui, cuma bisa buat mandi berdiri sendirian.

(foto bersama Andre ‘Samo Hung’)

Dinner time tiba. Semua turun. Pake Yukata semua. Huhuy… . Kon Ban wa !. (Selamat malam) sapa pelayan restoran hotelnya. Kali ini makannya prasmanan. Ambil sendiri. Oleh Andre, beberapa hidangan dikasi secuil kertas : ‘Pork’. Untung ada cumi dan udangnya. Dimakan pake nasi dan Miso sup (sup tahu). Segeeer. Dinernya cocktail dan ice cream. … hmmm… ternyata masih ada saja peserta yang makan pake abon.

Setelah makan, rombongan berfoto – foto di lounge. Gaya bener !.

Setelah ngobrol, saya naik ke kamar karena sudah ngantuk. Diajak mandi air panas sama temen temen, makasih deh.

Dari jendela kamar hotel terlihat pemandangan hutan pinus jepang di malam hari. Sungguh indah. Dihiasi bunga sakura. Terdengar dibawah suara tertawa tawa. Disitu rupanya permandian air panas. Tempatnya terbuka. Dipagari bambu tinggi. Jadi dari lantai 7 pun gak kelihatan yang mandi didalamnya. Yang kelihatan cuma asap yang ngebul ngebul.

Malam itu cuma bisa mimpi mandi disitu seperti filem sinchan ato komik Detektif Conan.

One response to “Tokyo Tour 2008 : Nostalgia Journey Day 1 – 2 Part 2

  1. nice experience ..hope meet u in japan again halah bahasa asing segala ,..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s