Destination: Tokyo


Kaget juga waktu dihadiahkan oleh Dirut untuk pergi tamasya ke Australia menemani para agen pemenang lomba. Daripada nolak trus dikasi ke orang lain, ya saya terima saja. Namun sayang, karena sebagian peserta ditolak oleh kedutaan hanya gara gara gak punya
‘cukup’ tabungan di bank, maka destination pindah ke Tokyo.

Tokyo !, hmmm… romantic city. Its true !. Saya bisa bilang begini karena saya sudah pernah kesana delapan tahun yang lalu ( tahun 2000 ). Kalo dulu, dalam rangka tugas mewakili perusahaan dalam acara seminar dan survey yang diselenggarakan oleh salah satu Perusahaan Asuransi terkemuka di Jepun.

Pada waktu itu – saya satu satunya wakil dari Indonesia. (Padahal tahun tahun sebelumnya ada 3 sampai 4 wakli dari Indonesia). Ya, sudahlah, nekat aja bro.

Sampai ditokyo setelah naro tas dihotel, diajak breakfast sama host, trus jalan kakai muterin area hotel. eeh nyasar. Untung sempat bawa peta nyomot di lobby hotel. Sebelum sampai hotel jam 20:00 malam, mampir sebentar di Tokyo Tower yang tidak jauh dari situ.

Acara seminarnya asik. Acara jalan jalan ke kantor kantor perusahaan itu asik. Yang lebih asik lagi waktu sore setelah bubaran seminar, jalan jalan sendiri naik subway (kreta bawah tanah). Tujuan favorit adalah Akihabara. Akihabara katanya pusat belanja murah buat padra turis. Segala macam barang buat sufenir ada disana. Relatif murah. Tapi jangan beli elektronik disana ya !. Selain mahal, semua pake bahasa Jepun.

Juga kalo sore ngeceng ke Ginza. Tapi gak ada apa apa disana. Seperti sogonya Jakarta saja. Sorga belanja buat para wanita. Buat Cowok kayaknya gak ada tuh.
Sempat juga datang ke Sony Centre. Segala macam produk canggih dan terbaru Sony ada disana. Pengalaman asik waktu nyobain PS2 yang wantu itu baru launching.

Sabtu semua peserta diajak melancong ke Gunung Fuji, Pesiar diatas Danau Ashinoko, Temple xxxxxx (lupa namanya) yang ada air belerangnya. Trus nyobain telor rebus yang direndam dalam air belerang — katanya bisa manjangin umur 7 tahun. Terus ke Istana.

Minggu acara bebas, jalan sendirian ke Disneyland !. Nyampe lo !. Gak pake nyasar. Pergi sendirian, eeeh ketemu teman teman seminar dari berbagai negara disana. Ternyata mereka mo pergi juga kesitu. Kalau tahu bisa berangkat bareng.

Nah, itu cerita lalu….. tahun ini kesana lagi. Bernostalgia. Sayangnya rutenya sama ( walau tidak persis) dengan rute 7 tahun yang lalu. Tapi gak apalah. Bersama beberapa orang teman dan sahabat, kali ini bakal lebih fun !. (sayangnya gak bisa bawa anak istri. Padahal pengen banget ngajak mereka kesana).

Nantikan cerita seru sepulang dari sana.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s