Seni dan Manajemen: Part 2: Otak Kiri dan Otak KAnan

… Lantas kesimpulan apa lagi yang dapat diambil dari tulisan ini ?. Ada lho. Petunjuk berikutnya untuk mengangkat pemimpin adalah: ’CARILAH CALON PEMIMPIN YANG MEMPUNYAI HOBI DIBIDANG KESENIAN’. Apakah itu seni musik, seni rupa, seni tari atau kesenian lainnya. Kenapa ? Karena seorang yang senang dengan kesenian, adalah orang yang sudah mengunakan otak kanannya untuk bekerja.

Jadi, analisalah pemimpin dibawahmu. Seorang yang punya skill sangat baik, tetapi gak bisa main salah satu alat musik, atau tidak suka melukis (misalnya) maka kemungkian besar yang bersangkutan akan bergaya kaku dan statis, selalu text book oriented dan hanya ‘Do the things right’.

Sedangkan pemimpin yang lain yang menjalani hobi di bidang kesenian, maka kemungkinan besar dia akan lebih fleksibel dan dinamis, Out of the box serta mampu ‘Do the right things’.

(C)Papario, Mei 2007

Footnote: Sebagaimana kita tahu, otak manusia terdiri dari belahan otak kiri dan kanan. Otak kiri berkaitan dengan fungsi akademik yaitu kemampunan berbicara, kemampuan mengolah tata bahasa, baca tulis, daya ingat (nama, waktu dan peristiwa), logika, angka, analisis, dan lain-lain. Sementara otak kanan tempat untuk perkembangan hal-hal yang bersifat artistik, kreativitas, perasaan, emosi, gaya bahasa, irama musik, imajinasi, khayalan, warna, pengenalan diri dan orang lain, sosialisasi,dan pengembangan kepribadian (source: http://radmarssy. wordpress.com/2007/02/07/latihan-menyeimbangkan-otak–kanan–dan-kiri/).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s