Seni dan Manajemen: Part 1: Pelukis dan Manajer

Sebuah karya seni (ambil contoh: lukisan) membutuhkan beberapa persiapan sebelum menjadi sebuah masterpiece (atau sapuan amatir). Yang pertama diperlukan adalah peralatan lukis seperti kuas, cat, air dan kanvas. Berikutnya diperlukan model, objek atau visi/imajinasi. Yang terakhir adalah si Pelukis itu sendiri.

Hasil dari lukisan tidak hanya menggambarkan keahlian si Pelukis dalam menggunakan peralatan, tetapi juga bagaimana visi/imajinasinya dan bagaimana cita rasa seninya. Lukisan dari seolah ahli tanpa imajinasi dan cita rasa seni pastilah akan terlihat ‘hambar’, gak dilirik orang dan nilainya biasa saja. Sedangkan Lukisan dari seorang yang punya imajinasi dan cita rasa seni – maka lukisannya menjadi lebih menarik dan bernilai tinggi.

Demikian pula Manajeman atau leadership adalah gabungan Seni dan Sains. Organisasi, SDM dan masalah didalamnya adalah objek. Ilmu manajemen dan pengalaman adalah keahlian yang diperlukan untuk memenej objek. Visi dan Imajinasi adalah bagaimana anda menggambarkan organisasi tersebut setelah anda mengelolanya. Sedangkan gaya manajemen atau memimpin adalah seni.

Organisasi yang stagnan adalah organisasi yang dibangun hanya dengan keahlian. Sedangkan Organisai yang berkembang adalah organisasi yang dibangun tidak hanya dengan keahlian, tetapi juga dengan visi. Bagaimana organisasi dikembangkan itu adalah seni.

Karena itu lupakan keahlian. Ilmu manajemen dan pengalaman adalah hal yang mudah didapat pada setiap pemimpin karena sudah menjadi syarat wajib pada saat mau diangkat menjadi pemimpin (kecuali organisasi atau orang yang ngangkat tersebut gak tau requirement apa yang diperlukan untuk mengangkat seorang pemimpin). Yang harus menjadi perhatian bagi pemilik perusahaan yang mau mengangkat seorang pemimpin adalah: Apakah calon pemimpin anda memiliki visi/imajinasi/wawasan dan cita rasa seni. Karena pemimpin yang mempunyai visi adalah pemimpin yang tahu betul bagaimana organisasi akan dikembangkan. Sedangkan gaya kepemimpinan akan mempercepat dan mempermudah tercapainya tujuan organisasi.

(C)Papario, Mei 2007

Footnote: Dalam bab akhir buku Re-Code Your Change DNA-nya Rhenald Kasali disebutkan bahwa Manajemen adalah Seni dan Sains.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s