Mengapa Nabi Muhammad SAW adalah Nabi yang terakhir ?

(C)Papario, Mei 2007

Saya sering bercerita kepada anak anak pada saat mereka mau tidur. Hal ini saya lakukan sejak mereka bayi sampai sekarang ( SD ). Baik cerita dongeng, cerita lucu sampai cerita cerita nabi. Tidak semua cerita nabi saya hafal tetapi sebagian besar sudah saya ceritakan.

Setiap bercerita tentang nabi, mereka bertanya hal hal sperti ini: ‘Kenapa nabi hanya ada 25 ?’. ‘Kenapa Tuhan menurunkan Nabi ?’, ‘Kenapa nabi Muhammad dijadikan Nabi yang terakhir ?’. Pertama tama memang agak susah menjawabnya. Karena saya tidak mau asal jawab. Karena setiap jawaban selalu dipegang erat dan tertanam dalam otaknya. Mereka adalah kertas putih yang sangat ingin ditulisi dengan hal hal yang baru.

Akhirnya setelah membaca berbagai referensi saya menemukan kesimpulan yang bagi saya merupakan jawaban. Sekali lagi ini adalah kesimpulan. Jawaban ini setahu saya belum pernah saya temukan dalam referensi manapun yang pernah saya baca. Kecuali mungkin secara eksplisit. Demikian jawaban saya kepada anak anak saya :

‘Allah selalu menghendaki umatnya untuk selalu menyembahNya dan hanya kepadaNya. Demikian dinamakan Tauhid. Sejak diciptakan manusia pertama (Adam As) perintah itu sudah jelas. Namun ketika beliau wafat – ajaran Tauhid kemudian menjadi langka. Sehingga Allah kemudian menurunkan nabi yang berikutnya agar Tauhid terpelihara. Setelah nabi berikutnya wafat, manusia kembali menyambah yang lain selain Allah sehingga diturunkanlah nabi yang berikutnya.


Demikianlah yang terjadi – mengapa Tuhan tidak pernah bosan mengirimkan utusannya dengan tujuan yang sama, yaitu: Agar manusia hanya menyembah Tuhan Allah saja dan tiada yang lain.


Sehingga jelas : semua nabi yang diturunkan Allah hanya mengajarkan satu ajaran – yaitu Tauhid. Semua tanpa terkecuali, sejak Nabi Adam, Nuh, Musa, Daud hingga nabi Isa. Pada akhirnya Tauhid yang diajarkan – kemudian disimpangkan oleh pengikutnya. Manusia kembali menyembah yang lain selain Allah.


Lantas kenapa setelah Muhammad tidak ada Nabi lagi ?. Sudah jelas toh !, sejak diturunkannya nabi Muhammad sebagai utusan Allah, hingga sekarang, ajaran tauhid tetap terpelihara : dalam Islam.


Seandainya saja ajaran Tauhid kembali langka, maka Tuhan pasti akan menurunkan nabi yang baru. Tetapi Tuhan telah menjanjikan bahwa setelah Muhammad, ajaran Tauhid akan terpelihara hingga akhir zaman. Karena itulah Nabi Muhammad adalah nabi yang terakhir’.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s