Entries tagged as ‘intel’
Berikut ini contoh suksesor yang merombak habis konsep dan organisasi yang secara bertahun tahun membawa sukses sebuah perusahaan besar. (Disarikan dari buku Re-Code your change DNA – Rhenald Kasali).
Kenal INTEL ?. Dibawah kepempinan Andrew ‘Andy’ S Groove seorang tokoh spiritual dan kharismatik dalam industri teknologi informasi (TI) dunia, INTEL menjadi perusahaan kelas dunia yang menjadi kiblat perkembangan dunia TI. Dibawah kepemimpinan Andy, insinyur (engineer) ‘rule’ the organization (baca bukunya dong, biar jelas). Setiap 18 bulan seri terbaru rekayasa mikroprocessor hasil kerja keras para insinyur, terbit.
Setelah Andy pensiun, jabatan CEO Intel dipegang oleh Paul S. Otellini. Apa yang dilakukan Otellini ternyata mengejutkan. Ia mempunyai visi yang lain dengan menggagas konsep ‘multi-core processor’/parallelisme yang melawan rumus yang selama ini menjadi ‘rule’ di Intel (hukum Moore). Sejumlah insiyur hengkang dari Intel ketika proyek pengembangan Pentium 4 dihentikan Otellini.
Otellini sebenarnya adalah seorang yang dapat ‘melihat tanda tanda zaman’. Ia beberapa kali menyampaikan ‘ramalan-ramalan’-nya tentang kecenderungan penggunaan TI di masa depan dan sebagian ramalannya telah menjadi kenyataan. Misalnya mengenai ancaman – ancaman yang datang bertubi tubi: Processor baru dari AMD (ophteron & Athlon 64), Dell – raja pasar PC beralih dari Intel ke AMD, pertemanan dengan Microsoft bubar ketika Microsoft yang tadinya bersama intel mengembangkan XBOX, menggandeng IBM untuk penggunaan chip ‘cell’ XBOX360nya. Bayangkan saja, Intel yang sukses dengan centrino-nya kemudian mengambangkan Desktrino – yang punya ‘dua otak’ – namun disalip oleh IBM dengan ‘cell processor’ yang punya ‘delapan otak’ yang bekerja sekaligus.
Tiada jalan lain bagi Otellini sang visioner, untuk banting setir. Otellini kemudian merekrut orang orang dari berbagai disiplin ilmu berbagai bangsa mulai dari seniman, ahli kesehatan, pembuat ponsel sampai disainer, untuk bekerja bersama sama para insinyur meengambangkan platform baru. Tidak ada lagi warga kelas satu yang tadinya diisi oleh para insinyur.
NYALI – adalah salah satu yang harus dipunyai seorang pemimpin. Otellini kemudian menugaskan Eric B. Kim – direktur pemasaran baru , orang Korea yang direkrut dari Samsung – untuk presentasi diacara rapat tahunan yang dihadiri juga oleh sekitar 300 manajer pada Oktober 2005. Rapat itu juga dihadiri pemimpin yang sangat dihormati seluruh karyawan Intel : Andy S. Groove.
Disitu Kim dengan ‘darah dingin’ mengusulkan untuk membunuh segala legacy (warisan) yang dibangun Groove: Logo, symbol ‘e’, kata ‘Intel Inside’, produk, merek Pentium dan sebagainya. Semua hadirin menjadi ‘ciut’ mengingat suara bariton Andy saat ia meledak marah.
Diluar dugaan Andy ternyata tidak marah, tidak merasa terhina. Ia menerima semua rencana itu dengan lapang dada. Ia (Andy) lalu berkata “…Saya melihat program ini sebagai salah satu menifestasi terbaik yang pernah saya lihat disini, yang menggabungkan nilai – nilai Intel: Pengambilan risiko, kedisiplinan dan orientaasi pada hasil. Saya mendukung sepenuhnya.’
Itulah awal dari sebuah proses perubahan yang membawa Intel ke dunia yang sama sekali baru. Tiada lagi yang meragukan rencana Otellini. Disisi lain kita lihat Jiwa Besar Andy S. Groove sebagai seorang pemimpin besar.
Kategori: Leadership
Ditandai: AMD, besar, cell, CEO, dentrino, DNA, groove, IBM, intel, IT, jiwa, kasali, konsep, korea, legacy, manifestasi, microsoft, moore, multi core, nyali, organisasi, otellini, paralellisme, pemimpin, platform, processor, Rhenald, rombak, rule, samsung, suksesor, tanda, warisan, XBOX, XBOX360, zaman
Dalam Buku Re-Code Your Change DNA-nya Rhenald Kasali – dan mereferensikan pada Buku Jurnal Harvard Businesss Review Maret/April 95: Leading Change:Why Transformation Fail – tulisan pakar Leadership : John P. Kotter – disebutkan ada 8 langkah dalam memimpin perubahan. Salah satunya adalah Ciptakan Sense Of urgency.
Apabila perusahaan anda sudah masuk kategori gawat, maka — sebelum mendapat sertifikat ‘masuk ICU’ dari regulator – tugas petama pemimpin adalah mengajak semua orang melihat apa yang ia lihat, lalu mendiskusikan potensi krisis, upaya upaya perubahan dan peluang dibalik krisis.
Hal ini perlu dilakukan karena jika tidak maka para karyawan akan terus memeluk erat selimut kenyamanan dan berlindung dalam ‘comfort zone’ tersebut, karena tidak peduli dan tidak percaya apa yang mereka lihat.
Footnote: Andrew “Andy” S. Groove – mantan CEO Intel adalahs eorang pekerja keras yang dengan mottonya : ‘Only paranoid can survive’ berhasil membawa Intel menjadi perusahaan terkemuka di dunia.
Kategori: Leadership
Ditandai: CEO, change, comfort zone, DNA, groove, harvard, intel, kasali, kotter, paranoid, Rhenald, sense, survive, transformation, urgency
One of My Lecture. Part of (soon there will be) My Book: Marketing For Dummies.
(Prenote: Inginnya ditulis dwibahasa. Tapi jadinya gado gado. Kalo udah matang ntar juga dirapiin. Ingetin ya).
Untuk kesekian kalinya – kursus lagi di Markplus. This time is to get the Brand Specialist / Certification. My dream course since there are no one aware or talking about this in my office. Curious, padahal menurut saya isu inilah yang paling penting dalam beberapa tahun ini yang paling lemah dan seharusnya dapat memperbaiki keadaan.
Marketing. Sesuatu yang sangat menarik. Marketing is not a mathematic thing – that is what they said. Whatever the idea – they will never be go wrong. Whatever the answer, is could be right. And there will never any rightest one. Jalankan saja. Hasilnya yang akan menentukan benar salahnya. Itulah yang saya dapatkan selama ini tentang Marketing.
Jadi mengapa adrenalin saya jadi naik begitu terjun ke pembahasan Marketing ?. Karena disinilah kita bisa membuat yang gila jadi waras dan yang waras jadi gila. Tak usah kita bicara tentang Sony & Walkman, atau tentang Teh Botol, atau Sampoerna yang dibeli dengan harga 5 kali lipat dari nilai sebenarnya, atau tentang Harley Davidson, atau tentang IBM, Bill Gates & Microsoft, Intel, Google, atau tentang Indomie & Mi Sedap, atau Zombie marketingnya Green Sands atau Anti Marketingnya Kafi Kurnia. But that is Marketing. Disinilah ajang untuk mengekspresikan pikiran. Kita bisa jadi orang paling gila di perusahaan, dengan ide gila dan hasil yang gila gilaan. Marketing is very out of the box.
Buktinya ? Siapa yang bilang kalau mereka yang saya sebutkan diatas itu idenya waras pada saat mereka belum sukses ?. Lantas kenapa ide gila mereka bisa diterima mereka yang waras setelah mereka bisa buktikan kegilaan mereka itu berhasil ?.
So now, how do you define Marketing ?. Once again. Whatever your answer – You are right !. That is what the mentors said. Kalau begitu, let me define my own definition:
Marketing is all about WINNING PERCEPTION.
Winning the perception of Your Customer so that you got their hearth and buy your product and be loyal.
Winning the Perception of Your Employee/People so that you got their heart and give you the best of them.
Winning the perception of your shareholder cause you give them more money.
Winning the perception of your Competitor so that they believe that your product is better than theirs. ( walaupun kenyataannya gak).
Winning the perception of the Regulators so that they changes & make new Regulations. It means : YOU RULE !. (And how crazy is that you think ?).
Cukup sampai disana ?. Gaaaaaaaak !. How blind are you ?. Marketing Is everywhere !. Marketing is all around you.
It is a marketing when you try to win your woman hearth.
It is a marketing when you try to win your ‘Mother in Law wanna be’ hearth.
It is a Marketing when you try to confict you Boss with your idea or presentation.
It is a Marketing when you try to win your heart !. What did you called it in other words ?…errrrr…. a motivation ?.
Lebih jauh lagi, Marketing is in you !.
You do Segmentation when you try to choose a girl to be your lover.
You do Targeting when you choose older girl ( this must be some oedipus complex guy. Isn’t it) or a very young girl.
You do Differentiation process when you try to be someone in front of everybody. An honest and gentle one maybe. Or a narcist & selfish ?.
You do Branding when you put anything about you in anything you do.
You dont have to go to Venus or Mars, or MarkPlus or any other college — to Find Marketing. You can find Marketing everywhere. Marketing is all around you. Marketing is alreeady in you.
Copyrights: Muhammad Isman. Jakarta, Januari 2007.
(Footnote: Tulisan ini adalah asli dan ditulis langsung dari ide yang keluar begitu saja dari kepala saya. Jika saya temukan ada yang menggandakan tulisan ini atau mengaku ngaku sebagai tulisannya, maka saya akan tarik kolornya sampai nutupin seluruh kepalanya, lalu membawanya ke Pak Hermawan K. untuk diajarkan ‘Marketing Sampai Mati’).
Kategori: Marketing
Ditandai: Marketing, venus, brand, course, adrenalin, gila, waras, google, teh, botol, sony, walkman, sampoerna, harley, IBM, gates, microsoft, intel, indomie, zombie, kafi, kurnia, customer, loyal, product, employee, perception, winning, believe, segmentation, targeting, differentiation, branding, mars, markplus, hermawan