Beyond Imagination: A Diary Of An Alien

Entries tagged as ‘buku’

Mencapai Puncak

November 15, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Peringatan hari kemerdekaan Negeri Binatang berlangsung meriah dengan berbagai perlombaan. Salah satu acara yang menarik adalah panjat pinang untuk para Tokek. Aturannya sederhana, tokek yang dapat mencapai puncak pinang lebih dahulu, akan menjadi pemenangnya. Hadiahnya adalah sebuah Rumah Tokek.

Ketika juri memberikan aba aba tanda perlombaan dimulai, maka para tokek langsung berebut naik. Baru bebeberapa menit, sudah beberapa tokek jatuh. Penonton mulai histeris melihat perjuangan para tokek  yang bersusah payah mencapai puncak. Ada yang memberi semangat, namun banyak juga yang mencerca dan sok mengatur.

Beberapa waktu berlalu, para tokek yang tergelincir pun sudah banyak. Tinggal enam tokek yang sedang berjuang menuju puncak. Anehnya, penonton bukannya semakin memotivasi melainkanmemberi tahu bahwa sudah tidak mungkin mencapai puncak. “Sudahlah, tidak mungkin sampai, puncaknya terlalu tinggi buah seekor tokek, turun saja”.

Yang lain mengatakan, “Jangan gara gara hadiah tak seberapa kau korbankan dirimu”.

Bahkan tokek senior yang tidak ikut main berkomentar, “Zaman dulu saya tidak se-ngotot ini, yang penting semua bisa jalan sudah bagus”

Para petinggi Negeri Binatang mulai kut bersuara, “Sudahlah Tokek, perlombaan ini hanya untuk bersenang senang, turunlah, tak perlu serius, tidak mungkin kamu bisa mencapai puncak, kalau jatuh kamu bisa mati nanti !”

Mendengar teriakan – teriakan itu, beberapa tokek mulai melorot dan tereliminasi satu persatu. Namun perlombaan belum selesai, masih ada satu tokek yang terus merangkak naik, perlahan tapi pasti. Penonton semakin mencemooh bahwa tidak mungkin mencapai puncak.

Seekor tokek yang kaya raya malah berteriak, “Hei, tokek, turunlah !, kalau demi rumah itu kamu berani berkorban dengan cara yang tidak mungkin, kau pakailah rumahku yang besar, sebab semakin tinggi kau merangkak, semakain besar risikomu jatuh”

Namun, semua kata kata itu tidak digubris si Tokek yang terus merayap anik perlahan. Hingga malam tiba, semua penonton mulai terdiam. Mereka melihat tokek itu konstan melangkah dan akhirnya …. Mencapai puncak.

Gegap gempita dan sorak sorai penonton pun meledahk melihat sesuatu yang tidak mungkin terjadi menjadi mungkin. Bahkan rekan rekan yang sudah tereliminasi pun ikut menagis terharu. Setelah diturunkan dengan tali khusus, beberapa penonton dan petinggi Negeri Binatang berusaha mencari tahu apa yang menyebabkan sang tokek bisa mencapai puncak dan meraih hadiah rumah yang layak. Betapa kagetnya mereka, setelah diperiksa ternyata si tokek pemenang itu ternyata tidak bisa mendengar alias tuli bin budeg.

Ini adalah satu sebuah cerita yang saya kutip atas seijin penulisnya ( Terimakasih Pak Parlindungan Marpaung !) dari buku ‘Setengah Isi Setengah Kosong’. Ceritanya membantu memotivasi setiap orang untuk dapat berprestasi tanpa pedulu pendapat miring orang lain. Cerita ini pula yang memotivasi saya menciptakan ‘Tomorrow Newspaper Today’ ( http://papario.wordpress.com ). Hasilnya, selain banyak cemoohan, tetapi juga banyak pujian. Perbedaan pendapat tidak menghalangi kita untuk menjadi seseorang yang berbeda. At least, kita telah mencoba berbuat sesuatu yang baik.

Mungkin, cemoohan seperti ini pula yang didapat para pendahulu kita yang dulu mencoba terbang, mencoba membuat kendaraan tanpa ditarik kuda, mencoba menyelam, mencoba terbang ke bulan. Maka yang merubah dunia menjadi lebih baik, adalah mereka yang memiliki semangat yang kuat dan kekuatan hati menghadapi isu negatif yang menurunkan semangat.

Kategori: Leadership · Life · buku
Ditandai: , , , , , , , , , ,

Telinga Ibu

November 15, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Dikisahkan, seorang ibu yang baru melahirkan sangat terkejut ketika melihat bayi laki-laki yang baru dilahirkanya tidak mempunyai daun telinga. Untunglah, bayi itu masih memiliki fungsi pendengaran yang sempurna. Tidak ada yang dapat dilakukan orangtua bayi selain menerima takdir bahwa anak mereka yang pertama tidak memiliki kedua daun telinganya.

Hari berganti hari, waktu terus  bergulir sianak tumbuh dan berkembang menjadi anak yang mampu bergaul dengan teman-teman sebayanya. Pelajaran di sekolahpun tidak menjadi masalah untuk diikutinya. Namun satu hal yang mengganggu adalah sindiran teman-temannya yang mengatakan bahwa dia manusia planet, ada lagi yang mengatakan dia adalah titisan dewa langit karena tidak bertelinga, bahkan ada yang melecehkanya supaya nanti besar bekerja di star trek saja. Sindiran-sindiran itu jelas menyakitkan hatinya. Tidak jarang dia pulang kerumah dalam keadaan menangis dan masuk dalam pelukan ibunya. Sang ibu dengan ketabahan yang luar biasa terus memotivasi si anak untuk mengembangkan potensinya dan meraih prestasi yang gemilang hingga duduk di bangku perguruan tinggi.

Hingga suatu kali, seorang dokter yang dikenal oleh keluarga itu mengatakan bahwa si anak yang sudah tumbuh dewasa ini dapat menerima cangkok daun telinga, dan cangkokan itu sudah ada disimpan beberapa waktu lamanya dari seorang donor. Mendengar berita itu giranglah hati sang anak, meskipun menyisakan pertanyaan siapa yang telah mendonorkan telinga untuknya. Operasi berjalan lancar dan suatu perubahan dalam diri anak terjadi, rasa percaya dirinya semakin meningkat seiring dengan prestasi yang diraih. Hal ini sekaligus mempercepat penyelesaian studi dan pencarian kerja.

Setelah ia menyelesaikan studi dan bekerja sebagai diplomat serta membangun keluarga yang dikaruniai 2 orang anak, ternyata rasa penasaran tentang siapa pemberi daun telinga belum terjawab. Sang ayah yang ditanyakan selalu menjawab “Suatu saat kau akan tahu, nak !”.

Hingga tibalah saat yang menyedihkan menimpa keluarga ini, sang ibunda tercinta meninggal dunia karena sakit. Saat akan memberikan ciuman terakhir pada jasad si ibu, sia anak terkesima ketika menyibakkan rambut ibunya. Ternyata ibunya tidak memiliki telinga. Teka teki yang selama ini mengganjal dalam batinnya terjawab sudah. Pantaslah selama bertahun tahun sang ibu selalu berkata bahwa ia lebih suka memanjangkan rambutnya. Rupanya ia tak ingin si anak tahu jika donor daun telinga itu adalah ibunya sendiri.

Disajikan atas seijin pak Parlindungan Marpaung, penulis buku ‘Setengah Isi Setengah Kosong. (Terimakasih Pak Parlin !).

Cerita ini adalah salah satu favorit anak anak saya. Maklum, sampai saat ini mereka masih suka minta di ceritakan sebuah cerita sebelum tidur.

Moral cerita ?. Rasanya tak perlu dijelaskan panjang lebar bahwa kasih ibu sepanjang jalan dan tidak terbatas pada segala sesuatu. Cintailah dan sayangilah ibumu karena beliau akan selalu memberikan segenap jiwa dan raganya untuk anak anaknya.

Kategori: Life · buku
Ditandai: , , , , , , , ,

Pamer Koleksi Novel Bung Smas: Noni

Juli 29, 2008 · & Komentar

Noni tinggal di Semarang. Gadis ini badungnya bukan main. Tapi semua sayang Noni. Termasuk Preman Semarang: Godek, yang berhutang budi sama Noni karena pernah diselamatkan dari kematian dan kejaran Polisi.

Semenjak kenal Godek, Noni jadi punya petualangan -petualangan yang berbahaya dengan teman temannya.

Ceritanya asik. Sayang Bung Smas tidak membuat novel novel serial seperti ini lagi.

(sayang fotonya agak buram. Mudah mudahan sempat di FOto ulang dengan kualitas lebih baik).

Kategori: Resensi · buku · novel · sastra
Ditandai: , , , ,

Pamer Koleksi Novel Bung Smas: Pulung

Juli 29, 2008 · & Komentar

Nah ini lagi koleksi novel karangan Bung Smas: Pulung.

Pulung adalah seorang anak yang jago silat. Anaknya nakal, tapi baik hati. Dia mempunyai sahabat seorang noni bernama Nancy. Pada petualangan awalnya, dia mencari tahu misteri tentang kematian temannya ini yang ternyata ’sleepwalker’.

Pulung ceritanya asik, dan lucu. Boleh buat koleksi. Sayang jumlah serialnya gak banyak.

Kategori: Resensi · buku · novel · sastra
Ditandai: , , , ,

Pamer Komik : Cheerful Girl

Juli 22, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Nah ini komik juga ceritanya sangat bagus. Sayang ceritanya pendek, cuman 3 buku.

Bercerita tentang sebuah sekolah kedatangan murid baru seorang gadis cantik. Namun gadis ini punya keanehan. Seorang remaja muda mencoba mencari tahu rahasia si gadis.

Gadis ini hidup berpindah pindah. Dia tinggal dalam sebuah caravan bersama ayahnya. Gadis yang selalu ceria ini ternyata bukan gadis biasa. Usianya sebenarnya jauh melebihi rupanya sekarang. Dia punya hubungan ‘khusus’ dengan tumbuh tumbuhan, yang membuatnya menjadi ‘awet muda’.

Ceritanya bagus, gambarnya bagus (yang menggambar komik City Hunter).

Kategori: buku · komik · sastra
Ditandai: , , , ,

Pamer Koleksi Komik: City Hunter

Juli 22, 2008 · & Komentar

Nah yang ini koleksi komik City Hunter. Ini komik untuk “Dewasa”. Karena City Hunter adalah detektif kocak dan ‘ngeres’. Bertualang bersama ‘Kaori’, adik sahabatnya yang sudah meninggal, mereka bahu membahu memberantas kejahatan.

Layak sekali untuk dikoleksi. Karena gambarnya bagus – bagus, ceritanya bagus, karakternya lucu – lucu. Sudah dibuat filemnya, dibintangi oleh Jacky Chan. Tapi sayang, filem dan karakter City Hunternya jauh berbeda dengan komiknya.

Better baca komiknya deeeeh… !.

Kategori: buku · komik · sastra
Ditandai: , , , , ,

Pamer Koleksi Komik Detektif Conan

Juli 7, 2008 · & Komentar

Detektif Conan.

Nah ini koleksi anak saya. Detektif Conan bercerita tentang Sinichi Kudo seorang remaja jago main bola yang secara kecelakaan meminum obat yang berdampak tubuhnya menjadi mengecil seukuran anak anak.

Pada saat inilah hidup barunya dimulai. Dia harus tinggal dirumah seorang profesor untuk menutupi identitasnya. Bahkan ketika dia harus bertualang bersama kekasihnya, Ran.

Kategori: buku · komik
Ditandai: , , , , , , ,

Pamer Koleksi Komik Masatoshi Kawahara: ASHURA

Juli 7, 2008 · & Komentar

Masatoshi Kawahara: ASHURA bercerita tentang seorang jago beladiri yang mengikuti pertandingan bela diri. Uniknya semua jenis beladiri ketemu disini. Mulai karate, kungfu, judo, gulat, aikido, sumo, hingga tinju. Kisahnya sederhana. Namun seru juga melihat jurus jurus yang ditampilkan di komik ini.

Kategori: buku · komik · sastra
Ditandai: , , ,

Pamer Koleksi Komik Jepang AKIRA

Juli 7, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

AKIRA by Katsuhiro Otomo.
Score : ***** (Bintang lime rek ! ).

AKIRA. Karangan Katsuhiro Otomo. Sebuah komic action futuristik yang luar biasa. Bercerita tentang persahabatan dan persaingan dua anak jalanan : Tetsuo dan Kaneda. Tetsuo ingin seperti Kaneda yang menjadi ketua Geng Motor: Populer, sepedamotor hebat, dan menjadi puast perhatian. Kaneda memperlakukan Tetsuo seperti adik sendiri.

Nah, bagaimana kalau kedua anak ini ternyata dianugerahi kekuatan super (Telekinesis) ?. Tetsou lantas menghancurkan dunia bahkan Kaneda dengan kekuatannya untuk menunjukkan bahwa dirinya lebih hebat dari Kaneda. Kaneda tak pernah berubah. Dia tetap menyayangi Tetsuo seperti adiknya.

Ini kisah tentang persahabatan, loyalitas, dan renungan mengenai kekuatan. Tetsuo membawa dirinya seperti Dewa. Dan dia berniat menghancurkan Dewa lain : AKIRA, bocah yang telah menghancurkan Tokyo.

Kaneda tak henti untuk menyadarkan Tetsuo . Ketua Geng Motor itu kini harus bertanggung jawab atas ‘adiknya’ Tetsuo dan rencana penhancuran Neo Tokyo.

Di foto atas, hanya sebagian komik yang ada. Ini karena KEKURANGAJARAN PENERBIT yang tidak menyelesaikan terbitannya. Bahkan ada dua versi terbitan AKIRA yang tidak selesai.
Kurrrraaannng AJJJhuarrr…!.

Saya juga menunjukkan difoto itu koleksi DVD AKIRA yang langka dan susah nyarinya. Untung ketemu setelah ngubek – ngubek ITC. Sedikit terpuaskan memang setelah nonton film anime ini.

Tampak juga satu DVD Artificial Intelligent (AI) sebuah koleksi langka karya Steven Spielberg. Karena sama sama abjad A dan tercerabut bersamaan, sekalian saja di foto. AI sebuah filem SciFi hebat yang ceritanya seperti PINOKIO abad 30. Sebuah robot anak-anak yang mencari ‘ibu peri’ nya selama ber abad – abad.

Anomali here :

AI by Steven Spielberg.
Dimainkan oleh Haley Joel Osment & Jude Law

Kategori: Resensi · buku · komik · sastra
Ditandai: , , , , , , , ,

Pamer Koleksi Komik Kungfu Boy

Juli 7, 2008 · & Komentar

Komik seru tentang petualangan Chinmi yang ditakdirkan menjadi si jago KungFu. Bersama monyetnya Goku dan teman temannya, Chinmi bertualang hingga keistana Kaisar dan diangkat menjadi warga kehormatan.

Komik yang hingga kini belum tamat, pada bagian pertama diberi judul serial Kungfu Boy, Kemudian ‘Season 2′ diberi nama New Kungfu Boy, dan ‘Season 3′ yang sekarang sedang berjalan : Kungfu Boy Legend. Kungfu Boy Legend ini ada versi dariu penerbit lain yang judulnya ‘Chinmi Legend’.

Kategori: buku · komik · sastra
Ditandai: , , , , ,