Beyond Imagination: A Diary Of An Alien

Entries categorized as ‘Uncategorized’

Lima kriteria Ulama Yang Patut Diikuti

April 27, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Sebulan lalu, kantor mengundang Prof. Dr. Ali Mustofa Ya\’kub, MA, ke pengajian rutin. Enaknya punya Dewan Pengawas Syariah seorang terkenal begini nih, jadi bisa lebih sering dengerin ceramah agama bermutu.

Salah satu dari sekian banyak ilmu yang saya catat disini adalah tentang kriteria ulama yang patut diikuti. Ada lima :

1. Ulama yang Alim / Sholeh.

2. Ulama yang hanya takut kepada Allah.

3. Ulama yang Kehidupannya zuhud ( tampil sederhana,  bersahaja, tidak duniawi tetapi ukrawi)

4. Ulama yang akrab dengan kelompok kelas bawah.

5. Ulama yang berusia minimal 40 tahun.

Mudah – mudahan bermanfaat.

Kategori: Uncategorized

February 2009: Oh No, History Repeat Itself !

Februari 9, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Miraculously I have got my ‘next destination‘ this month. A better change that I have put it in my wish list years ago. I cannot tell you the detail, because one and another reason that I will tell you later.

Why miracle ?,  first: because this wish has slipped out of my mind nowadays, second: it was given unexpextedly, and the third: History repeat itself !.

It is not a dejavu I think. It is just repeat. How can I tell you …

Once, God saved me from a situation where I did not agree with ‘project leader’ because if I continue, then my professional prediction:  it won’t be able to work and will result a major loss. But they insisted the project to go on and disobey the term & condition I gave.

I could not go that way. I did not want to be a part of  the cause. Then God saved me. I was picked and put on a new place a new destination. A year later, after putting in two other project manager, they close the project and report some loss. OMG !.

Today, the History repeated !. Again – I found some leak in a plan and have report it that there will be a greater loss when we dont make an anticipation action soon. But it was t rejected and the plan still continue that way. What a shame !. Even everybody agree to the analisys but nobody dare to tell the truth to the ‘project leader’. They said ‘we’ll wait until last year and see how it happen’.

Now you know why they called me ‘Alien’. I am the one that speak.

If Napoleon said : “courage is like love. it must have hope for mounishment’, then I said : ‘courages come from love. They appear because you love‘. And the one have love is the one that live a life. Means that other not live. Die. But life. Zombies. Yes. Again….

It is better to be an Alien than a Zombie. Alien has love.

This time God pick me again and put me in a save and beautiful place.

I can only hope and pray, that my analisys is wrong and I am the stupid one. And I do not want to the history to repeat : my worries proven, which more people will suffer the damage.

Kategori: Life · Miracle Story · Uncategorized
Ditandai: , , , , , , ,

Menyikapi Kemacetan Di Jakarta

November 27, 2008 · & Komentar

Mulai 1 Januari 2009, anak anak sekolah di Jakarta akan mulai sekolah jam 6.30. Peraturan daerah ini dikeluarkan dalam rangka mengatasi kemacetan di Jakarta.

Hm, lucu juga ya. Jalanan Jakarta sudah dipenuhi lintasan Busway, sudah di batasi dengan tri-in-wan, aturan bagi pengendara sepeda motor dan lainnya. Tapi koq tetap macet ya. Sekarang anak sekolah jadi sasaran. Sepertinya kalau masih memiliki pola pikir seperti ini, kebijakan – kebijakan yang akan dikeluarkan pemerintah untuk mengatasi kemacetan, sepertinya Jakarta akan tetap macet. Suatu waktu nanti, bisa saja ada aturan bahwa yang bersekolah atau bekerja di Jakarta harus berdomisili di Jakarta. Atau Jakarta akan menerapkan peraturan yang diterapkan dinegara Asia yang sudah maju lainnya. Misalnya pembatasan usia kendaraan yang boleh melewati jalan raya. Siapa tahu ?.

Bertahun tahun yang lalu saya pernah membaca koran KOMPAS minggu yang menceritakan tentang masalah kemacetan di sebuah kota besar di Amerika. Dahulu, kota tersebut adalah salah satu kota yang luar biasa macet. Untuk mengatasi kemacetan, pemerintah setempat mengeluarkan RENCANA STRATEGIS dengan membangun dan memperbanyak MRT ( Mass Rapid Transportation ) seperti kereta listrik dan monorel. Beberapa tahun kemudian. Kota itu tidak lagi menjadi kota yang penuh kemacetan. Tidak ada lagi jalanan berjubel kendaraan. Semua penduduk merasa lebih nyaman dengan transportasi massal yang baru.

Namun ternyata hal ini tidak berlangsung lama. Sedang jaya – jayanya MRT, sebuah perusahaan kendaraan bermotor membeli perusahaan MRT tersebut. Apa yang terjadi kemudian ?. Tanpa sebab yang jelas perusahaan MRT ditutup oleh perusahaan kendaraan bermotor tersebut. Kota itu kemudian kembali menjadi kota yang penuh kemacetan lalu lintas.

Jadi, tetap macet atau tidaknya Jakarta tergantung kepada kepentingan. Siapa yang dirugikan kalau Jakarta tidak macet ?. Saya suka tertawa miris kalau ada perusahaan kendaraan bermotor mem-proklamirkan keberhasilan volume penjualan yang tinggi.

Saya sih berpikir sederhana. Apa sih yang sudah dilakukan oleh negara negara lain baik di Barat maupun di Asia sehingga mereka bisa mengatasi kemacetan di kota kota besarnya ?. Jawabannya : MRT.  So ?.

(Footnote: Saya sedang mencari lagi informasi nama kota besar di Amrik tsb. Barangkali di Kompas.com masih ada arsipnya . Atau ada yang bisa bantu ?. Thanks before).

Kategori: Curhat · Uncategorized
Ditandai: , , , , , , , ,