Beyond Imagination: A Diary Of An Alien

Masukan dari Februari 2009

Slumdog Millionaire: Chasing First Love Which Is Written.

Februari 9, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Rating : Five Star ! *****, One of the Best Film Of The Year

Film terbagus yang saya tonton tahun lalu adalah ‘The Kite Runner‘. Film luar biasa dari sutradara Marc Foster yang diangkat dari novel karangan Kaled Hosseini yang bercerita tentang perjalanan lahir dan batin bocah afghanistan hingga ia dewasa.

slumdog_millionaireAwal tahun ini saya temukan lagi film yang juga luar biasa: Slumdog Millionaire arahan sutradara Danny Boyle dan Loveleen Tandan. Dibintangi oleh Dev Patel sebagai Jamal, Anil Kapor sebagai Host Who Wants To be A Millionaire dan Freida Pinto sebagai Latika.

Luar biasa cara bertuturnya, luar biasa cara penyajian sinematografinya, luar biasa iringan musiknya, luar biasa pemerannya. Luar biasa, sebuah perjalanan hidup yang sudah menjadi takdir / suratan.

Bagaimana mungkin seorang Chaiwala / Pengantar Minum / Office Boy, dapat menjawab semua pertanyaan kuis Who Wants To Be A Millionaire dengan benar dan memenangkan jutaan rupee ?. Apakah ia jenius ?, apakah ia menipu ? apakah ia beruntung ? atau…. sudah takdir ?.

slumdog-millionaire-fl-021Bercerita tentang Jamal seorang OB yang mengikuti Who Wants To Be A Millionaire bukan untuk dapat hadiah, tetapi agar dapat ditemukan oleh kekasihnya yang hilang (Latika,  yang suka nonton acara kuis tersebut) dan dapat bertemu lagi.

It is a miracle ketika semua pertanyaan – pertanyaan yang dilontarkan dapat dijawabnya. Sehingga ia kemudian ditangkap polisi dan diinterogasi karena dianggap penipu. Tak disangka ternyata semua pertanyaan dan jawaban tersebut adalah bagian dari perjalanan hidup Jamal.

slumdog_jamalsitJamal kecil ( dimainkan oleh si kecil yang lucu Ayush Mahesh Khedekar)  dan Salim kecil (Azheruddin Mohammed Ismail) adalah dua kakak beradik yang tinggal di kawasan kumuh (slum) bersama ibunya yang bekerja sebagai tukang cuci. Saking kumuhnya dan rapatnya bilik bilik rimah mereka, tidak ada tempat bermain buat mereka. Sehingga mereka bermain di lapangan bandara yang ada disebelah perkampungan mereka.

Salim sang Kakak lebih nakal dari si adik. Namun si Adik punya tekad dan kemauan yang sangat  kuat. Sehingga ketika terkunci di WC umum diatas kali kecil, ia nekad nyemplung kedalam comberan hanya untuk mengejar Amitabh Bachan untuk mendapatkan tandatangannya.

Ketika terjadi kerusuhan antar kampung, ibu mereka tewas dan mereka melarikan diri bersama Latika, seorang gadis kecil yang mereka temukan di tengah kerusuhan.

Mereka kemudian hidup luntang lantung di tempat pembuangan sampah hingga akhirnya ditampung oleh Maman (seorang preman jalanan) untuk dijadikan pengemis jalanan.

Ketika Jamal hendak dilukai oleh Maman, Salim mengajaknya melarikan diri dengan naik kereta api, namun Latika ditinggal bersama Maman. Merekapun berusaha mengais rejeki dari gerbong ke gerbong kereta hingga terdampar di lingkungan istana Taj Mahal.

Disini mereka besar sebagai penjahat kecil yang suka mencuri dan menipu. Hingga kemudian menjadi remaja, mereka bekerja di sebuah restoran sebagai tukang cuci piring. Pada saat inilah Jamal mulai mencari keberadaan Latika, cinta pertamanya yang hilang.

Ketika akhirnya ia tidak kuasa untuk bertemu Latika, ia kemudian mendaftarkan diri untuk ikut Who Wants To Be A Millionaire agar Latika (yang menyukai acara ini) dapat melihatnya dan menemuinya.

Mau tahu lanjutannya ? Nonton saja. Film bagus sperti ini jangan dilewatkan!

Film ini memenangkan 5 Critics Choice Award(Best Film, Best Young Performer, Best Director, Best Screenplay, Best Composer) , 4 Golden Globe Award ( Best Motion Picture, Best Director, best Screenplay dan Best Original Score), 7 BAFTA Award (Best Cinematography, Best Director, Best Editing, Best Film, Best Music, Best Screenplay, Best Sound) dan dinominasikan dalam ten Academy Award (Best Director).

slumdog-millionaire_dev_freida

Kategori: Resensi

February 2009: Oh No, History Repeat Itself !

Februari 9, 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Miraculously I have got my ‘next destination‘ this month. A better change that I have put it in my wish list years ago. I cannot tell you the detail, because one and another reason that I will tell you later.

Why miracle ?,  first: because this wish has slipped out of my mind nowadays, second: it was given unexpextedly, and the third: History repeat itself !.

It is not a dejavu I think. It is just repeat. How can I tell you …

Once, God saved me from a situation where I did not agree with ‘project leader’ because if I continue, then my professional prediction:  it won’t be able to work and will result a major loss. But they insisted the project to go on and disobey the term & condition I gave.

I could not go that way. I did not want to be a part of  the cause. Then God saved me. I was picked and put on a new place a new destination. A year later, after putting in two other project manager, they close the project and report some loss. OMG !.

Today, the History repeated !. Again – I found some leak in a plan and have report it that there will be a greater loss when we dont make an anticipation action soon. But it was t rejected and the plan still continue that way. What a shame !. Even everybody agree to the analisys but nobody dare to tell the truth to the ‘project leader’. They said ‘we’ll wait until last year and see how it happen’.

Now you know why they called me ‘Alien’. I am the one that speak.

If Napoleon said : “courage is like love. it must have hope for mounishment’, then I said : ‘courages come from love. They appear because you love‘. And the one have love is the one that live a life. Means that other not live. Die. But life. Zombies. Yes. Again….

It is better to be an Alien than a Zombie. Alien has love.

This time God pick me again and put me in a save and beautiful place.

I can only hope and pray, that my analisys is wrong and I am the stupid one. And I do not want to the history to repeat : my worries proven, which more people will suffer the damage.

Kategori: Life · Miracle Story · Uncategorized
Ditandai: , , , , , , ,